Yayasan Peduli Al Farizqi

Yayasan Peduli Al Farizqi diresmikan pada tanggal 12 November 2018. Pendirian ini disahkan berdasarkan akta pendirian yayasan oleh SK Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor: AHU-0497.AH.02.01 Tahun 2010. Tanggal 28 Januari 2010.

TENTANG KAMI

Yayasan Peduli Al Farizqi adalah sebuah nama yang diambil dari salah satu anak korban KIPI pendiri yayasan. Al Farizqi merupakan anak dari ibu Seliawati yang meninggal 34 jam pasca imunisasi DPT 2 dengan mengalami gejala-gejala yang tertulis di kolom KIPI Permenkes no. 12 th. 2017 halaman 116 yaitu lemas, tidak menangis, sering tidur, BAB berwarna hijau cerah, napas tiba-tiba cepat, mata tiba-tiba juling.

 Sebelumnya ibu Seliawati tidak pernah mengetahui apa itu KIPI dan baru mendapatkan informasi terkait KIPI secara mandiri setelah anaknya meninggal. Padahal beliau telah menggunakan vaksin selama hampir 13 tahun.

 Setelah meyakini bahwa Al Farizqi meninggal pasca imunisasi dan yang sakit atau meninggal pasca imunisasi pun tidak hanya anaknya seorang, berbekal kronologi dan beberapa hasil medical record para korban yang menyatakan bahwa anak-anak mereka sakit atau meninggal pasca vaksinasi/imunisasi,maka ibu Seliawati melanjutkan kasus ini ke Komda KIPI wilayah Yogya, mengirimkan aduan ke Gubernur, BPOM Yogya, Kemenkes, DPR,MUI, KPAI bahkan Presiden dan Ombudsman Republik Indonesia.

 Dari aduan ke berbagai lembaga tersebut, hasilnya belum ada yang signifikan terkait tindak lanjut laporan korban KIPI.

Selama ini, kasus-kasus korban pasca imunisasi sering menguap dan dibiarkan mengambang. Padahal jika ditampung dan diinvestigasi dengan tuntas, kasus-kasus korban pasca imunisasi ini cukup tinggi dan meluas. Bahkan meninggalkan trauma pada orang tua yang anaknya mengalami KIPI.

Berdasarkan semua pengalaman pahit itulah, akhirnya ibu Seliawati dan beberapa rekan korban KIPI lainnya berkumpul menjadi satu mendirikan wadah yang menampung ketidakberdayaan, kesedihan, trauma para korban serta memberikan informasi terkait KIPI.

Misi

Terwujudnya masyarakat yang perduli dan sadar terhadap kesehatan yang integratif.

Visi

  • Membangun empati dan simpati masyarakat.
  • Meningkatkan partisipasi masyarakat untuk korban KIPI.
  • Mengembangkan komunikasi terkait KIPI dengan pemerintah, lembaga sosial dan masyarakat.

Cerita Kami

Cerita Singkat Awal Mula Berdiri Yayasan Ini

Yayasan Peduli Al Farizqi berdiri atas dasar dari kekecewaan masyarakat terhadap respon dan tindakan pemerintah yang tidak siap dan tidak sigap dalam menangani korban diduga sakit,lumpuh atau meninggal pasca imunisasi/vaksinasi.

Hampir secara keseluruhan para korban diduga KIPI harus sendirian memperjuangkan hak mereka untuk mendapatkan informasi tentang sakit, lumpuh dan meninggalnya anak-anak mereka pasca suntik.

Untuk itu kami menempatkan diri sebagai lembaga yang ikut membantu dan mengawasi pemerintah dalam menangani kasus-kasus korban diduga KIPI.

 Kantor Yayasan Peduli Al Farizqi bertempat di Yogyakarta dengan pengurus yang tersebar di beberapa wilayah.

Bergabunglah Bersama Dengan Kami

Join Now